Tips Berbelanja di Pasar Tegal Gubug Cirebon, Pasar Sandang Terbesar Se-Asia Tenggara

Gapura Pasar Tegal Gubug | Foto: Desa Wirausaha
Bisnis - BloggerCirebons.co.id, Sudah pernah mendengar pasar Tegal Gubug yang berada di desa Tegal Gubug, kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon? Pasar terbesar se-Asia Tenggara ini memiliki banyak kios dan pedagang sandang paling lengkap dan termurah.

Anda bisa membeli aneka pakaian sampai kodian (20 lembaran) hingga satu boss atau satu ball (ukuran besar) ke pemjual yang biasa buka pasaran setiap hari Selasa dan Sabtu ini. Jangan lihat kiosnya atau lapaknya yang terlihat "seadanya" tapi lihat mereka punya stok berapa. Sangat banyak.

Namanya "Tegal Gubug" tegal atau tegalan memiliki arti lapangan, sedangkan gubug yang berarti "gubug" atau rumah kecil. Menurut masyarakat sekitar, sejarah Pasar Tegal Gubug bermula dari para istri tukang becak yang sering membuat dan menenun kemben (pakaian adat wanita Jawa) untuk dijual ke lapak-lapak mereka.

Umumnya mereka yang ingin belanja ke Pasar Tegal Gubug dimulai dari malam hari, dengan membawa kuda, sapi, kerbau, mereka. Perjalanan di malam hari itu hingga saat ini terbawa, buka toko mulai dari malam Sabtu dan malam Selasa.

Para pembeli kemben berasal dari luar daerah Cirebon, seperti Yogyakarta, Solo, Pekalongan, Tegal, dan lain sebagainya. Karena hasil menjahit kemben tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, para suami yang profesinya sebagai tukang becak pun hijrah ke Bandung. Di Bandung, para tukang becak sering memunguti sisa-sisa kain bekas pabrik yang dibuang. Hingga mereka membawanya kembali ke Cirebon untuk dibuat pakaian.

Dari sanalah, para isteri membuat pakaian selain dari kemben dan kembali mempromosikannya ke Bandung, Jakarta, dan kota besar lainnya di tanah Jawa dengan harga murah melalui mulut ke mulut. Alhasil, karena Tegal Gubug terkenal murah, terkenal-lah Tegal Gubug Cirebon ini. Karena memang awalnya bahan bakunya dari sisa-sisa kain.

Hingga saat ini, Pasar Tegal Gubug berkembang, dan menjadi pusat grosir pakaian yang murah. Pedagang pun berdatangan dari seluruh Jawa dan pedagang dari nusantara.

Bagi Anda para pembeli ada tips untuk berbelanja ke lokasi ini.

  1. Berkelilinglah ke seluruh kios pakaian yang ada. Tanya berapa harga pakaian yang akan Anda cari, jangan langsung membeli. Karena berbeda kios, biasanya akan ada selisih hingga Rp 10.000,- hingga Rp 200.000,- bahkan lebih. 
  2. Pedagang di Pasar Tegal Gubug berasal dari berbagai daerah, satu sama lain menjual barang dagangan mereka tidak mengikuti harga pasaran, sehingga ada variatif harganya masing-masing.
  3. Sekitar 60% adalah mereka pedagang sandang dari luar Cirebon, sehingga pakaian akan sangat komplit aneka ragamnya. 
  4. Jika membeli dalam jumlah kodian, biasanya akan lebih murah dibandingkan Anda membeli dengan satuan. 
  5. Jika Anda bermaksud menjual kembali sandang yang akan Anda beli, belanjalah pada saat malam hari. Malam Sabtu atau malam Selasa, atau Jumat malam, atau Senin malam. Agar suasana belanja lebih nyaman, dan bisa memilih tanpa berdesak-desakan saat siang hari. 
Nah itulah tips untuk Anda yang ingin berbelanja pakaian di Pasar Tegal Gubug Cirebon, pasar grosir terbesar se-Asia Tenggara. 

Share on Google Plus

About Blogger Cirebon

Blogger Cirebon | Media Online Berbasis Komunitas | Telp/SMS : 087829888446 | Wa 08888301091 | E-Mail : bloggercirebons@gmail.com

0 comments:

Post a Comment